IDUL ADHA

 

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni'mat yang banyak. 
Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu; dan berkorbanlah .
Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus .
(QS. 108:1-3)

 Idul Adha, atau Idul Qurban, adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Ada juga yang menyebut sebagai hari raya Haji, karena bersamaan dengan Ibadah Haji. Kedua peristiwa tersebut memang berkaitan erat, serta sama-sama menapak-tilasi perjalanan ruhani Nabi Ibrahim as.

Amalan Idul Adha

Untuk menyambut Hari Raya Idul Adha umat Islam disunahkan untuk :

a. Menjalankan Puasa Arafah
    Pada tanggal 9 Dzulhijah, bagi Umat Islam yang tidak menjalankan haji

b. Menggemakan Takbir

    Lafalnya :
    Allahu Akbar 3 x, Laa ilaaha illallahu Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahilhamd
    (Allah Maha besar 3 x, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar dan baginya segala puji)

    Lafal di  atas diikuti Imam Syafi'i, sedang menurut Imam Ahmad lafalnya :
    Allahu Akbar 2 x, Laa ilaaha illallahu Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahilhamd
    Keduanya memiliki dasar yang kuat

    Waktunya :
     - Sepanjang waktu sejak matahari terbenam pada malam Hari raya hingga Shalat Idul Adha
    - Sesudah shalat-shalat fardlu sejak sesudah Shubuh 9 Dzulhijjah, hingga sesudah Asar 13 Dzulhijjah (tasyrik terakhir)

    Tempat :
    Di mana saja tempat yang layak

c. Shalat Idul Adha

    Hukum : Sunah Muakkadah (disangatkan)
    Tatacara : Shalat dua rakaat diikuti khutbah (HR Bukhari dan Muslim)

    Shalat : 2 rakaat, dengan rakaat pertama 7 kali takbir dan rakaat kedua 5 kali takbir

    Khutbah : Khutbah pertama dimulai 9 takbir, khutbah kedua 7 kali takbir. (HR Baihaqi)

d. Menunaikan Ibadah Qurban (silahkan diklik)

  Maraji' : Mustafa Dibul Biga, At-tahdzib (Fiqh Syafi'i, terjemahan)