Make your own free website on Tripod.com
  1. Yang dimaksud dengan "kemenangan yang dekat" ialah kemenangan kaum muslimin pada perang Khaibar.
  2. Maksudnya: Allah menjanjikan harta rampasan yang banyak kepada kaum muslimin, sebagai pendahuluan dari janji harta rampasan yang banyak yang dikaruniakan-Nya itu, Allah memberikan harta rampasan pada perang Khaibar itu.
  3. Maksudnya: Allah telah menjanjikan kepada kaum muslimin untuk menaklukkan negeri-negeri yang lain, yang diwaktu itu mereka belum dapat menaklukkannya; tetapi negeri-negeri itu telah dipastikan Allah untuk ditaklukkan oleh kaum muslimin dan dijaga-Nya dari penaklukan-penaklukan orang-orang lain. Janji Allah ini telah terbukti dengan ditaklukkannya negeri Persia dan Rumawi oleh kaum muslimin.
  4. "Sunnatullah" yaitu hukum Allah yang telah ditetapkannya.
  5. "Kalimat taqwa" ialah kalimat tauhid dan memurnikan ketaqwaan kepada Allah swt.
  6. Selang beberapa lama sebelum terjadi perjanjian Hudaibiyah, Nabi Muhammad saw bermimpi bahwa beliau bersama para sahabatnya memasuki Mekah dan Masjidilharam dalam keadaan mereka sebagian bercukur rambut dan sebagian lagi bergunting. Nabi mengatakan bahwa mimpi beliau akan terjadi nanti. Kemudian berita ini tersiar di kalangan kaum muslimin, orang-orang munafik, orang-orang Yahudi dan Nasrani. Setelah terjadi Perjanjian Hudaibiyah dan kaum muslimin tidak sampai memasuki Mekah maka orang-orang munafik memperolok-olokan Nabi dan mengatakan bahwa mimpi Nabi yang dikatakan beliau pasti terjadi itu bohong belaka. Maka turunlah ayat ini yang menyatakan bahwa mimpi Nabi itu pasti akan menjadi kenyataan di tahun yang akan datang. Dan sebelum itu dalam waktu yang dekat, Nabi akan menaklukkan kota Khaibar. Andaikata pada tahun terjadinya Perjanjian Hudaibiyah itu kaum muslimin memasuki kota Mekah, maka dikhawatirkan keselamatan orang-orang yang menyembunyikan imannya yang berada dalam kota Mekah waktu itu.
  7. Maksudnya: pada air muka mereka kelihatan keimanan dan kesucian hati mereka.
  8. Maksudnya orang-orang mu'min tidak boleh menetapkan suatu hukum, sebelum ada ketetapan dari Allah dan Rasul-Nya.
  9. Meninggikan suara lebih keras dari suara Nabi atau berbicara keras kepada Nabi adalah suatu perbuatan yang menyakiti Nabi. Karena itu terlarangnya melakukannya dan menyebabkan hapusnya amal perbuatan.
  10. "Jangan mencela dirimu sendiri" maksudnya ialah mencela sesama mu'min karena orang-orang mu'min itu seperti satu tubuh.
  11. Panggilan yang buruk ialah gelar-gelar yang tidak disukai oleh orang yang digelari dengan gelar itu, seperti panggilan kepada seseorang yang sudah beriman dengan kata-kata: hai kafir, hai fasik, dsb.
  12. lihat no. 10
  13. lihat no. 1069
  14. Yang dimaksud dengan "yang menyertai dia" di sini ialah syaitan yang menyesatkannya di dunia ini.
  15. Maksudnya ialah membagi-bagikan urusan-urusan mahluk yang diperintahkan kepadanya seperti: perjalanan bintang-bintang, menurunkan hujan, memberi rezki dsb.
  16. Yang dimaksud dengan "jalan-jalan" ialah garis edar bintang-bintang dan planit-planit.
  17. Yang dimaksud dengan "berbeda-beda pendapat" di sini ialah berbeda-bedanya pendapat kaum musyrikin tentang Muhammad saw dan al-Qur'an.
  18. "Orang yang tidak mendapatkan bahagian" maksudnya ialah: orang miskin yang tidak meminta.
  19. Rezki yang ada di langit seperti turunnya hujan yang dapat menyuburkan tanama-tanaman yang menjadi sebab rezkimu dsb.
  20. Yang dimaksud dengan "apa yang dijanjikan kepadamu" ialah taqdir Allah kepada tiap-tiap manusia yang telah ditulis di Lauh Mahfudz.
  21. Batu-batu itu diberi tanda dengan nama orang yang akan dibinasakan.
  22. Maksudnya: rumah nabi Luth dan keluarganya.
  23. Tanda di sini ialah batu yang bertumpuk-tumpuk yang dipergunakan untuk membinasakan kaum Luth. Ada pula yang mengatakan sebuah telaga yang airnya hitam dan busuk baunya.
  24. Maksudnya: hari perang Badar atau hari kiamat.
  25. Yang dimaksud dengan "bukit" di sini ialah bukit Thur.
  26. "Baitul Ma'mur" ialah Ka'bah, karena Ka'bah selalu mendapat kunjungan untuk Haji, 'Umrah, Thawaf dll. atau sebuah rumah di langit ke-7 yang tiap hari dimasuki 70.000 malaikat.
  27. Maksudnya: anak cucu mereka yang beriman itu ditinggikan Allah derajatnya sebagai derajat bapak-bapak mereka, dan dikumpulkan dengan bapak-bapak mereka di surga.
  28. Yang dimaksud dengan "azab yang lain" ialah adanya musim kemarau, kelaparan, malapetaka yang menimpa mereka, azab kubur dll.
  29. Hendaklah bertasbih ketika kamu bangun tidur atau bangun meninggalkan majlis, atau ketika berdiri hendak shalat.
  30. Ayat 4-11 menggambarkan peristiwa turunnya wahyu di gua Hira.
  31. Sidratul Muntaha ialah tempat yang paling tinggi di atas langit ke-7, yang pernah dikunjungi Nabi ketika Mi'raj.
  32. al-Lata, al-Uzza, dan Manah adalah nama-nama berhala yang disembah orang Arab Jahiliyah dan dianggapnya anak-anak perempuan Tuhan.
  33. Bintang Syi'ra sirius ialah adalah bintang yang disembah oleh orang-orang Arab pada masa Jahiliyah.
  34. lihat no. 649
  35. Yang dimaksud dengan "saat" di sini ialah terjadinya hari kiamat atau saat kehancuran kaum musyrikin, dan terbelahnya bulan ialah suatu mu'jizat Nabi Muhammad saw.
  36. Maksudnya segala urusan itu pasti berjalan sampai waktu yang telah ditetapkan terjadinya, seperti: urusan Rasulullah dalam meninggikan kalimat Allah pasti sampai pada akhirnya yaitu kemenangan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Sedang urusan orang yang mendustakannya pasti sampai pula pada akhirnya, yaitu kekalahan di dunia dan siksaan di akhirat.
  37. Unta betina itu ialah mu'jizat nabi Saleh as, lihat ayat 11:64 dan ayat : 42:154-155.
  38. Lihat kembali kisah kaum Luth di ayat 11:77-83
  39. Maksudnya sembilan mu'jizat yang diberikan Allah kepada Nabi Musa as. lihat footnote ayat 20:56
  40. Maksudnya lebih baik tentang kedudukan duniawi, kekuasaan dan kekuatan.
  41. Maksudnya buku-buku catatan yang ada di tangan malaikat yang mencatat amal perbuatan manusia.
  42. Maksudnya tempat yang penuh kebahagiaan, yang bersih dari hiruk-pikuk perbuatan-perbuatan dosa.
  43. Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah terbit dan terbenam matahari di waktu musim panas dan musim dingin.
  44. Di antara ahli tafsir ada yang berpendapat bahwa "La yabghiyan" maksudnya "masing-masingnya tidak menghendaki". Dengan demikian maksud ayat 19-20 ialah ada dua laut yang kedua-duanya tercerai karena dibatasi oleh tanah genting, tetapi tanah genting itu tidaklah dikehendaki (diperlukan) maka pada akhirnya, tanah genting itu dibuang (digali untuk keperluan lalu lintas) maka bertemulah dua lautan itu. Seperti terusan Suez dan terusan Panama.
  45. Maksudnya: Allah senantiasa dalam keadaan menciptakan, mematikan, memelihara, memberi rezki, dll.
  46. Maksudnya: pada hari berhisab tidak lagi didengar alasan-alasan dan uzur-uzur yang mereka kemukakan.
  47. Yang dimaksud dengan "dua surga" di sini ialah surga untuk manusia dan surga untuk jin. Ada juga ahli tafsir yang berpendapat surga dunia dan surga akhirat.
  48. Selain dua surga yang disebutkan di atas, ada lagi dua surga untuk orang-orang mu'min yang kurang derajatnya dari orang-orang mu'min yang dimasukkan ke dalam surga yang pertama.
  49. Golongan kanan, ialah orang-orang yang menerima buku-buku catatan amal mereka dengan tangan kanan.
  50. Golongan kiri, ialah orang-orang yang menerima buku-buku catatan amal mereka dengan tangan kiri.
  51. Yang dimaksud dengan "orang-orang dahulu" ialah seluruh umat-umat para nabi sebelum Nabi Muhammad saw dan yang dimaksud "orang yang kemudian" ialah umat Nabi Muhammad saw.
  52. Maksudnya mereka diciptakan tanpa melalui kelahiran dan menjadi gadis.
  53. Yang dimaksud dengan "Yang Awwal" ialah yang telah ada sebelum segala sesuatu ada, "Yang Akhir" ialah yang tetap ada setelah segala sesuatu musnah, "Yang Dzahir" ialah Yang Maha Tinggi, tiada di atas-Nya suatu apapun, dan "Al-Bathin": Yang tidak sesuatupun yang menghalangi-Nya dan Dia lebih dekat dengan mahluk-Nya daripada mahluk itu sendiri kepada-Nya.
  54. lihat no. 0548
  55. Yang dimaksud dengan "yang naik kepada-Nya" antara lain amal-amal dan do'a-do'a hamba.
  56. Yang dimaksud dengan "memasukkan malam ke dalam siang" ialah yang menjadikan malam lebih panjang dari siang, dan "memasukkan siang ke dalam malam" ialah menjadikan siang lebih panjang dari malam. Sebagai yang terjadi pada musim panas dan dingin.
  57. Yang dimaksud dengan "menguasai" di sini ialah penguasaan yang bukan secara mutlak. Hak milik pada hakekatnya ialah pada Allah. Manusia menafkahkan hartanya itu haruslah menurut hukum-hukum yang disyari'atkan oleh Allah. Karena itu tidaklah boleh kikir dan boros.
  58. Yang dimaksud dengan "perjanjianmu" ialah perjanjian ruh Bani Adam sebelum dilahirkan ke dunia bahwa dia mengakui (naik saksi), bahwa Rabbnya ialah Allah, seperti tsb. pada ayat 7:172
  59. lihat no. 314
  60. Yang dimaksud dengan "terlalu gembira" ialah gembira yang telah melampaui batas yang menyebabkan kesombongan, ketakaburan, dan lupa kepada Allah.
  61. Yang dimaksud dengan "Rahbaniyyah" ialah tidak beristeri atau tidak bersuami dan mengurung diri dalam biara.
  62. Sebab turunnya ayat ini adalah berhubungan dengan persoalan seorang wanita yang bernama Khaulah binti Tsa'labah yang telah didzihar oleh suaminya Aus bin Shamit, yaitu dengan mengatakan kepada isterinya: "Kamu bagiku sudah seperti punggung ibuku", dengan maksud dia tidak boleh lagi menggauli isterinya, sebagaimana ia tidak boleh menggauli ibunya. Menurut adat Jahiliyah kalimat seperti itu sudah sama dengan menthalak isteri. Maka Khaulah mengadukan hal itu kepada Rasulullah saw. Rasulullah saw menjawab bahwa dalam hal ini belum ada keputusan dari Allah. Dan pada riwayat yang lain, Rasulullah saw mengatakan: "Engkau telah diharamkan bersetubuh dengan dia". Lalu Khaulah berkata: "Suamiku belum menyebut kata-kata thalak". Kemudian Khaulah berulang-ulang mendesak Rasulullah saw agar menetapkan suatu keputusan dalam hal ini, sehingga kemudian turunlah ayat ini dan ayat-ayat berikutnya.
  63. Yang dimaksud dengan "pertolongan" ialah kemauan dan kekuatan batin, kebersihan hati, kemenangan thd. musuh dll.
  64. Yang dimaksud dengan "ahli kitab" ialah orang-orang Yahudi bani Nadhir, merekalah yang mula-mula dikumpulkan untuk diusir ke luar dari kota Madinah.
  65. Maksudnya: pohon kurma milik musuh, menurut kepentingan dan siasat perang dapat ditebang atau dibiarkan tumbuh.
  66. "Fai-i" ialah harta rampasan yang diperoleh dari musuh tanpa terjadinya pertempuran. Pembagiannya berlainan dengan pembagian ghanimah. "Ghanimah" ialah harta rampasan yang diperoleh dari musuh setelah terjadi pertempuran. Pembagian "fai-i" sebagai yang tsb. pada ayat 7. Sedang pembagian ghanimah tsb. pada ayat 8:41 dan lihat footnote ke-1 dan ke-2.
  67. Maksudnya: kerabat Nabi, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan yang kesemuanya orang fakir dan berhijrah.
  68. Maksudnya: Yahudi Bani Nadhir.
  69. Ialah Yahudi Qainuqa'.
  70. Maksud: "akibat buruk dari perbuatan mereka" ialah mereka diusir dari Madinah ke Syam.
  71. Nabi Ibrahim pernah memintakan ampunan bagi bapaknya yang musyrik kepada Allah. Ini tidak boleh ditiru, karena Allah tidak membenarkan orang-orang mu'min memintakan ampunan untuk orang-orang kafir. Lihat ayat 4:48
  72. Sebelum ghanimah dibagikan kepada lima golongan yang berhak, dibayar lebih dahulu mahar-mahar kepada suami-suami yang isteri mereka lari ke daerah kafir.
  73. Perbuatan yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka itu maksudnya ialah mengadakan pengakuan-pengakuan palsu mengenai hubungan laki-laki dan perempuan seperti tuduhan berzina, tuduhan bahwa anak si Fulan bukan anak suaminya, dsb.
  74. Maksudnya: karena mereka berpaling dari kebenaran, maka Allah menyesatkan hati mereka sehingga mereka bertambah jauh dari kebenaran.
  75. Maksudnya: tidak mengamalkan isinya antara lain tidak membenarkan kedatangan Muhammad saw.
  76. Maksudnya: apabila imam sudah naik mimbar dan mu'azzin telah azan di hari Jum'at, maka kaum muslimin wajib bersegera memenuhi panggilan mu'azzin itu dan meninggalkan semua pekerjaannya.
  77. Maksudnya: mereka bersumpah bahwa mereka beriman adalah untuk menjaga harta dan diri mereka supaya jangan dibunuh atau ditawan atau dirampas hartanya.
  78. Mereka diumpamakan seperti kayu yang tersandar, maksudnya ialah untuk menyatakan sifat mereka yang jelek meskipun tubuh mereka bagus-bagus dan mereka pandai berbicara akan tetapi sebenarnya otak mereka adalah kosong tidak dapat memahami kebenaran.
  79. Maksudnya: kembali dari peperangan Bani Musthalik.
  80. Maksudnya: kadang-kadang isteri atau anak dapat menjerumuskan suami atau ayahnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak dibenarkan agama.
  81. Maksudnya: nafkahkanlah nafkah yang bermanfa'at bagi dunia dan akhirat.
  82. Maksudnya: isteri-isteri itu hendaklah dithalak ketika suci sebelum dicampuri. Tentang masa iddah itu lihat ayat 2:228,2:234 dan ayat 65:4
  83. Yang dimaksud dengan "perbuatan keji" di sini ialah mengerjakan perbuatan-perbuatan pidana, berkelakuan tidak sopan terhadap mertua, ipar, bisan dsb.
  84. "Suatu hal yang baru" maksudnya ialah keinginan dari suami untuk rujuk kembali apabila thalaqnya baru dijatuhkan sekali atau dua kali.
  85. Yang dimaksud dengan hisab dan azab ini adalah hisab dan azab di akhirat.
  86. Bukhari dan Muslim meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw pernah mengharamkan atas dirinya minum madu untuk menyenangkan hati isteri-isterinya. Maka turunlah ayat ini sebagai teguran kepada Nabi.
  87. Apabila seseorang bersumpah mengharamkan yang halal maka wajiblah atasnya membebaskan diri dari sumpahnya itu dengan membayar kaffarat, seperti yang tsb. dalam ayat 5:89
  88. Maksudnya: nabi-nabi sekalipun tidak dapat membela isteri-isterinya dari azab Allah apabila mereka menentang agama.
  89. Maksudnya: sebaliknya sekalipun isteri seorang kafir apabila menganut ajaran Allah, ia akan dimasukkan Allah ke dalam surga.
  90. lihat no. 10
  91. Orang yang punya banyak anak dan harta lebih mudah dia mendapatkan pengikut. Tapi jika dia mempunyai sifat-sifat seperti tsb. pada ayat 10-13, tidaklah dia dapat diikuti.
  92. Yang dimaksud dengan "belalai" di sini ialah hidung. Dipakai kata belalai di sini sebagai penghinaan.
  93. Maksudnya: maka terbakarlah kebun itu dan tinggallah arang-arangnya yang hitam seperti malam.
  94. Mereka mengatakan ini setelah yakin bahwa yang dilihat mereka adalah kebun mereka sendiri.
  95. Yang dimaksud "bertasbih" di sini ialah mensyukuri ni'mat-Nya dan tidak meniatkan sesuatu yang bertentangan dengan perintah Allah seperti: meniatkan tidak akan memberi fakir miskin.
  96. Allah menerangkan bahwa Dia mencobai penduduk Mekah dengan menganugerahi ni'mat-ni'mat yang banyak untuk mengetahui apakah mereka bersyukur atau tidak sebagaimana Allah telah mencobai pemilik-pemilik kebun, seperti yang diterangkan pada ayat 17-33. Akhirnya pemilik kebun itu insyaf dan masuk Islam berbondong-bondong setelah penaklukan Mekah.
  97. Maksudnya: sama tentang balasan yang disediakan Allah untuk mereka masing-masing.
  98. Yang dimaksud dengan betis disingkapkan ialah menggambarkan keadaan orang yang sedang ketakutan yang hendak lari karena hebatnya huru-hara hari kiamat.
  99. Mereka diminta sujud itu adalah untuk menguji keimanan mereka padahal mereka tidak sanggup lagi karena persendian tulang-tulang mereka telah lemah dan azab sudah meliputi mereka.
  100. Maksudnya: ialah bahwa mereka berkesempatan untuk melakukan sujud, tetapi mereka tidak melakukannya.
  101. Menurut kebiasaan yang terjadi di tanah Arab, seseorang dapat membinasakan binatang atau manusia dengan menujukan pandangannya yang tajam. Hal ini hendak dilakukan pula kepada Nabi Muhammad saw tetapi Allah memeliharanya, sehingga terhindar dari bahaya itu, sebagaimana dijanjikan Allah dalam ayat 5:67. Kekuatan pandangan mata itu pada masa sekarang dikenal dengan hypnotisme.
  102. "Al-Haaqqah" menurut arti bahasa berarti "yang pasti terjadi", Hari kiamat dinamai demikian karena dia pasti terjadi.
  103. "Al-Qaari'ah" menurut arti bahasa berarti "yang menggetarkan hati", Hari kiamat dinamai demikian karena dia menggetarkan hati.
  104. Yang dimaksud dengan "kejadian luar biasa" itu ialah petir yang amat keras menyebabkan suara yang mengguntur yang dapat menghancurkan.
  105. Maksudnya: mereka habis dihancurkan sama sekali dan tidak punya keturunan.
  106. Maksudnya: umat-umat dahulu yang mengingkari nabi-nabi, seperti kaum Saleh, kaum Syu'aib, dll. dan negeri-negeri yang dijungkir-balikkan ialah negeri-negeri kaum Luth. Sedang kesalahan yang dilakukan mereka ialah mendustakan para rasul.
  107. Yang dibawa dalam bahtera nabi Nuh as untuk diselamatkan ialah keluarga Nabi Nuh dan orang-orang yang beriman selain anaknya yang durhaka.
  108. Maksudnya: ialah tiupan yang pertama yang pada waktu itu alam semesta menjadi hancur.
  109. Maksudnya: catatan amal perbuatannya.
  110. Maksudnya: Kami beri tindakan sekeras-kerasnya.
  111. Maksudnya: malaikat-malaikat dan Jibril jika menghadap Allah, memakan waktu satu hari. Apabila dilakukan oleh manusia, memakan waktu 50.000 tahun.
  112. Maksudnya: orang yang menyimpan hartanya dan tidak mau mengeluarkan zakat dan tidak pula menafkahkannya ke jalan yang benar.
  113. lihat no. 995
  114. lihat no. 996
  115. Menurut keterangan sebagian ahli tafsir, ayat ini berhubungan ketika Rasulullah saw shalat dan membaca al-Qur'an di dekat Ka'bah lalu orang-orang musyrik berkumpul berkelompok-kelompok di hadapannya sambil mengejek dan mengatakan: "Jika orang-orang mu'min benar-benar akan masuk surga sebagaimana kata Muhammad kitalah yang akan masuk lebih dahulu". Maka turunlah ayat 38.
  116. Yang dimaksud dengan ayat ini ialah bahwa mereka orang-orang kafir diciptakan Allah dari air mani untuk beriman dan bertakwa kepada-Nya, sebagaimana yang disampaikan oleh Rasul. Jadi kalau mereka tidak beriman tidak berhak masuk surga.
  117. Maksudnya: memanjangkan umurmu.
  118. Da'wah ini dilakukan setelah da'wah dengan cara diam-diam tidak berhasil.
  119. Sesudah melakukan da'wah secara diam-diam kemudian secara terang-terangan namun tidak juga berhasil maka Nabi Nuh as melakukan kedua cara itu dengan sekaligus.
  120. Lihat surat al-Mu'minun (23) 12, 13, 14.
  121. Waad, Suwaa', Yaghuts, Ya'uq dan Nasr adalah nama-nama berhala yang terbesar pada qabilah-qabilah kaum Nuh, yang semula nama-nama orang saleh.
  122. Maksudnya: berhala-berhala mereka tidak dapat memberi pertolongan kepada mereka. Hanya Allah-lah yang dapat menolong mereka. Tetapi karena mereka menyembah berhala, maka Allah tidak memberi pertolongan.
  123. Yang dimaksud dengan "perkataan yang melampaui batas" ialah mengatakan bahwa Allah mempunyai isteri dan anak. Menurut Ibnu Katsir, perkataan ini diucapkan sebelum jin itu masuk Islam.
  124. Ada di antara orang-orang Arab jika mereka melintasi tempat yang sunyi, maka mereka minta perlindungan kepada jin yang mereka anggap berkuasa di tempat itu.
  125. Yang dimaksud dengan "sekarang" ialah waktu sesudah Nabi Muhammad saw diutus menjadi Rasul.
  126. Shalat malam ini mula-mula wajib, sebelum turun ayat 20 dalam surat ini. Setelah turun ayat ini hukumnya menjadi sunnat.
  127. Ayat ini dan beberapa ayat berikutnya diturunkan berkenaan seorang kafir Mekah, pemimpin Quraisy bernama Al-Walid bin Mughirah.
  128. Yang dimaksud dengan "tidak meninggalkan dan tidak membiarkan" ialah apa yang dilemparkan ke dalam neraka itu diazabnya sampai binasa kemudian dikembalikannya sebagai semula untuk diazab kembali.
  129. "Sekali-kali tidak" adalah bantahan terhadap ucapan-ucapan orang-orang musyrik yang mengingkari hal-hal tsb. di atas.
  130. Yang dimaksud dengan "maju" ialah maju menerima peringatan dan yang dimaksud dengan "mundur" ialah tidak mau menerima peringatan.
  131. Maksudnya: bila ia berbuat kebaikan ia juga menyesal kenapa ia tidak berbuat lebih banyak, apalagi kalau ia berbuat kejahatan.
  132. Maksud ayat ini ialah bahwa anggota-anggota badan manusia menjadi saksi terhadap pekerjaan yang telah mereka lakukan, seperti yang tsb. pada ayat 24:24
  133. lihat no. 947
  134. Karena hebatnya penderitaan di saat akan mati dan ketakutan akan meninggalkan dunia dan menghadap akhirat.
  135. Kutukan terhadap orang-orang kafir ini diulang-ulang sampai empat kali: di saat ia akan mati, ketika dalam kubur, ketika hari berbangkit, dan dalam neraka Jahannam.
  136. Maksudnya: bercampur antara benih laki-laki dan perempuan.
  137. Kafur ialah nama suatu mata air di surga yang airnya putih dan baunya sedap serta sangat enak rasanya.
  138. Maksudnya: terbang untuk melaksanakan perintah Rabbnya.
  139. Di waktu malaikat turun membawa wahyu, sebagian ahli Tafsir berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan "an-Naasyiraat" ialah angin yang bertiup dengan membawa hujan.
  140. Maksudnya: waktu untuk berkumpul bersama-sama beserta umat masing-masing.
  141. Yang dimaksud dengan "air yang hina" ialah air mani.
  142. Maksudnya: bumi mengumpulkan orang-orang hidup di permukaannya dan orang-orang mati dalam perutnya.
  143. Yang dimaksud dengan "naungan" di sini ialah bukanlah naungan untuk berteduh akan tetapi asap api neraka yang mempunyai tiga gejolak, yaitu di kanan, di kiri, dan di atas. Ini berarti bahwa azab itu mengepung orang-orang kafir dari segala penjuru.
  144. Sebagian ahli Tafsir mengatakan, bahwa yang dimaksud dengan "ruku'" di sini ialah tunduk kepada perintah Allah; dan sebagian yang lainnya mengatakan, maksudnya ialah shalat.
  145. Yang dimaksud dengan "berita yang besar" ialah berita tentang hari berbangkit.
  146. Ini adalah sanggahan terhadap orang-orang kafir Mekah yang mengingkari hari berbangkit dan hari kiamat.
  147. Malam itu disebut sebagai "pakaian" karena malam itu gelap menutupi jagat sebagai pakaian menutupi tubuh manusia.
  148. Maksudnya: di neraka Jahannam ada suatu tempat dimana dari tempat itu para penjaga neraka mengintai dan mengawasi isi neraka.
  149. Yang dimaksud dengan "kitab" di sini ialah buku catatan amalan manusia.
  150. Para ahli tafsir mempunyai pendapat yang berlainan tentang maksud "ruh" dalam ayat ini. Ada yang mengatakan "Jibril", ada yang mengatakan "tentara Allah" dan ada pula yang mengatakan "ruh manusia".
  151. Pada ayat 1-5 Allah bersumpah dengan malaikat-malaikat yang bermacam-macam sifat dan urusannya bahwa manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat. Sebagian ahli tafsir berpendapat, bahwa pada ayat-ayat ini kecuali ayat 5, Allah bersumpah dengan bintang-bintang.
  152. Setelah orang-orang kafir mendengar adanya hari berbangkit sesudah mati mereka merasa heran dan mengejek sebab menurut keyakinan mereka tidak ada hari kebangkitan itu. Itulah sebabnya mereka bertanya yang demikian itu.
  153. Kata-kata ini mereka ucapkan adalah sebagai ejekan saja bukan karena mereka percaya akan hari berbangkit.
  154. Karena hebatnya suasana hari berbangkit itu mereka merasa bahwa hidup di dunia adalah sebentar saja.
  155. Orang buta itu adalah Abdullah bin Ummi Maktum. Dia datang kepada Rasulullah saw meminta ajaran-ajaran tentang Islam; lalu Rasulullah saw bermuka masam dan berpaling daripadanya, karena beliau sedang menghadapi pembesar Quraisy dengan harapan agar pembesar-pembesar itu mau masuk Islam. Maka turunlah surat ini sebagai teguran kepada Rasulullah saw.
  156. Yaitu pembesar-pembesar Quraisy yang sedang dihadapi Rasulullah saw yang diharapkannya dapat masuk Islam.
  157. Maksudnya: kitab-kitab yang diturunkan kepada nabi-nabi yang berasal dari Lauh Mahfuzh.
  158. Yang dimaksud dengan "yang menentukannya" ialah menentukan fase-fase kejadiannya, umurnya, rezkinya, dan nasibnya.
  159. "Memudahkan jalan" maksudnya memudahkan kelahirannya atau memberi persediaan kepadanya untuk menjalani jalan yang benar atau jalan yang sesat.
  160. Maksudnya: mereka ditimpa kehinaan dan kesusahan.
  161. Maksudnya: sesudah diterangkan bahwa al-Qur'an itu benar-benar dari Allah dan di dalamnya berisi pelajaran dan petunjuk yang memimpin manusia ke jalan yang lurus, ditanyakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: "Jalan manakah yang akan kamu tempuh lagi?".
  162. Yang dimaksud dengan "orang-orang yang curang" di sini ialah orang-orang yang curang dalam menakar dan menimbang.
  163. "Sijjiin" ialah nama kitab yang mencatat segala amal perbuatan orang-orang yang durhaka.
  164. Maksudnya: sekali-kali tidak seperti yang mereka katakan bahwa mereka dekat pada sisi Rabb.
  165. 'Illiyyiin" ialah nama kitab yang mencatat segala amal perbuatan orang-orang yang berbakti.
  166. Maksudnya: manusia di dunia ini baik disadarinya atau tidak adalah dalam perjalanan kepada Rabbnya. Dan tidak dapat tidak dia akan menemui Rabbnya untuk menerima pembalasan-Nya dari perbuatan yang buruk maupun yang baik.
  167. Yang dimaksud dengan "tingkat demi tingkat" ialah dari setetes air mani sampai dilahirkan, kemudian melalui masa kanak-kanak remaja dan sampai dewasa. Dari hidup menjadi mati kemudian dibangkitkan lagi.
  168. Yaitu: pembesar-pembesar Najran dari Yaman.
  169. Yang dimaksud dengan "mendatangkan cobaan" ialah seperti menyiksa, mendatangkan bencana, membunuh, dsb.
  170. Maksudnya: mereka tidak dapat lolos dari kekuasaan Allah.
  171. "Raj'i" berarti "kembali". Hujan dinamakan "raj'i" dalam ayat ini, karena hujan itu berasal dari uap yang naik dari bumi ke udara, kemudian turun ke bumi, kemudian kembali ke atas, dan berasal dari atas kembali ke bumi dan begitulah seterusnya.
  172. Maksudnya: jalan yang membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat.
  173. Malam sepuluh itu ialah malam sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Dan ada pula yang mengatakan sepuluh yang pertama dari bulan Muharram termasuk di dalamnya hari as-Syura. Ada pula yang mengatakan bahwa malam sepuluh itu ialah sepuluh malam pertama pada bulan Dzulhijjah.
  174. Iram ialah ibukota negeri kaum 'Aad.
  175. Lembah ini terletak di bagian utara jazirah Arab antara kota Madinah dan Syam. Mereka memotong-motong batu gunung untuk membangun gedung-gedung tempat tinggal mereka dan ada pula yang melubangi gunung-gunung untuk tempat tinggal mereka dan tempat berlindung.
  176. Maksudnya: Allah menyalahkan orang yang mengatakan bahwa kekayaan itu adalah suatu kemulyaan dan kemiskinan adalah suatu kehinaan seperti yang tsb. pada ayat 15 dan 16. Tetapi kekayaan dan kemiskinan adalah ujian Allah kepada hamba-Nya.
  177. Yang dimaksud dengan "tidak memuliakan anak yatim" ialah tidak memberikan hak-haknya dan tidak berbuat baik kepadanya.
  178. Maksudnya: kekerasan azab Allah sesuai dengan keadilan-Nya.
  179. Yang dimaksud dengan "dua jalan" ialah jalan kebajikan dan jalan kejahatan.
  180. Maksudnya: malam-malam yang gelap.
  181. Yang dimaksud dengan "merasa dirinya cukup" ialah tidak memerlukan lagi pertolongan Allah dan tidak bertakwa kepada-Nya.
  182. Maksudnya: ketiak turunnya wahyu kepada nabi Muhammad saw terhenti untuk sementara waktu orang-orang musyrik berkata: "Tuhannya (Muhammad) telah meninggalkannya dan benci kepadanya". Maka turunlah ayat ini untuk membantah perkataan orang-orang musyrik itu.
  183. Maksudnya: ialah bahwa akhir perjuangan nabi Muhammad saw itu akan menjumpai kemenangan-kemenangan, sedang permulaannya penuh dengan kesulitan-kesulitan. Ada pula sebagian ahli tafsir yang mengartikan "akhirat" dengan "kehidupan akhirat" beserta segala kesenangannya dan "ula" dengan arti "kehidupan dunia".
  184. Yang dimaksud dengan "bingung" di sini ialah kebingungan untuk mendapatkan kebenaran yang tidak dapat dicapai oleh akal, lalu Allah menurunkan wahyu kepada Muhammad saw.
  185. Yang dimaksud dengan "beban" di sini ialah kesusahan-kesusahan yang diderita Nabi Muhammad saw dalam menyampaikan risalah.
  186. Meniggikan nama nabi Muhammad saw di sini maksudnya ialah meninggikan derajat dan mengikutkan namanya dengan nama Allah dalam kalimah syahadat, menjadikan ta'at kepada Nabi termasuk ta'at kepada Allah dll.
  187. Maksudnya: sebagian ahli Tafsir menafsirkan apabila kamu (Muhammad) telah selesai berda'wah maka beribadatlah kepada Allah; apabila kamu telah selesai mengerjakan urusan dunia maka kerjakanlah urusan akhirat dan ada lagi yang mengatakan: apabila telah selesai mengerjakan shalat maka berdo'alah.
  188. Yang dimaksud dengan "Tiin" oleh sebagian ahli Tafsir ialah tempat tinggal Nabi Nuh as, yaitu Damaskus yang banyak tumbuh pohon Tiin; dan Zaitun ialah Baitul Maqdis yang banyak tumbuh zaitun.
  189. "Bukit Sinai" yaitu tempat Nabi Musa as menerima wahyu dari Allah.
  190. Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.
  191. Yang dimaksud dengan orang yang hendak melarang itu ialah: Abu Jahal dan yang dilarang itu ialah Rasulullah sendiri. Akan tetapi usaha ini tidak berhasil karena Abu Jahal melihat sesuatu yang menakutkannya. Setelah Rasulullah saw selesai shalat disampaikan orang berita itu kepada Rasulullah. Kemudian Rasulullah mengatakan: "Kalau jadilah Abu Jahal berbuat demikian pasti dia akan dibinasakan oleh Malaikat".
  192. Maksudnya: memasukkan ke dalam neraka dengan menarik kepalanya.
  193. Malaikat Zabaniyah ialah malaikat yang menyiksa orang-orang yang berdosa dalam neraka.
  194. "Malam kemuliaan" itu dikenal dalam bahasa indonesia dengan malam "Lailatul Qadr" yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, karena pada malam itu permulaan turunnya al-Qur'an.
  195. Yang dimaksud dengan "isi kitab-kitab yang lurus" ialah isi kitab yang diturunkan kepada nabi-nabi seperti Taurat, Zabur, dan Injil yang murni.
  196. lihat no. 201
  197. Maksudnya ada di antara mereka yang putih mukanya dan ada pula yang hitam dsb.
  198. Sebagian ahli tafsir menerangkan bahwa maksud ayat ini ialah: manusia itu sangat kuat cintanya kepada harta sehingga ia menjadi bakhil.
  199. Maksudnya: bermegah-megahan dalam soal banyak anak, harta, pengikut, kemuliaan, dan seumpamanya telah melalaikan kamu dari keta'atan.
  200. 'Ainul yaqiin artinya melihat dengan mata kepala sendiri sehingga menimbulkan keyakinan yang kuat.
  201. Maksudnya mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang karenanya dia menjadikan kikir dan tidak mau menafkahkannya di jalan Allah.
  202. Yang dimaksud dengan "tentara bergajah" ialah tentara yang dipimpin oleh Abrahah Gubernur Yaman yang hendak menghancurkan Ka'bah. Sebelum masuk ke Mekah tentara tsb. diserang burung-burung yang melemparinya dengan batu-batu kecil sehingga mereka musnah.
  203. Orang Quraisy biasa mengadakan perjalanan terutama untuk berdagang ke negeri Syam pada musim panas dan ke negeri Yaman pada musim dingin. Dalam perjalanan itu mereka mendapat jaminan keamanan dari penguasa-penguasa negeri-negeri yang dilaluinya. Ini adalah suatu ni'mat yang besar dari Allah kepada mereka. Oleh karena itu sewajarnyalah mereka menyembah Allah yang telah memberikan ni'mat itu kepada mereka.
  204. Riya ialah melakukan suatu amal perbuatan tidak untuk mencari keridhaan Allah akan tetapi untuk mencari pujian atau kemasyhuran di masyarakat.
  205. Sebagian mufassirin mengartikan: enggan membayar zakat.
  206. Yang dimaksud "berkorban" di sini ialah menyembelih binatang kurban sebagai ibadah dan mensyukuri ni'mat Allah.
  207. Maksudnya "terputus" di sini ialah terputus dari rahmat Allah.
  208. Yang dimaksud dengan "kedua tangan Abu Lahab" ialah Abu Lahab sendiri.
  209. "Pembawa kayu bakar" dalam bahasa Arab adalah kiasan bagi penyebar fitnah. Isteri Abu Lahab disebut pembawa kayu bakar karena ia menyebarkan fitnah untuk memburuk-burukkan nabi Muhammad saw dan kaum muslimin.
  210. Biasanya tukang-tukang sihir dalam melakukan sihirnya membikin buhul-buhul dari tali lalu membacakan jampi-jampi dengan menghembus-hembuskan nafasnya ke buhul tsb.